Sumber Daya Manusia; Karir

hr_division

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah unsur yang penting dan krusial. Bukan hanya dalam bisnis, tapi juga dalam segala bidang. Dalam perusahaan modern, sudah ada pergeseran terma dan paradigma, dari semula memandang manusia sebagai sumber daya (dalam istilah Human Resources) menjadi modal (dengan istilah Human Capital). Perbedaan sederhananya adalah sumber daya berkonotasi¬†taken for granted¬†dan hanya untuk dihabiskan. Sementara modal justru harus dikelola agar menjadi lebih banyak dan terus berputar demi kemajuan organisasi. Sayangnya di bahasa Indonesia agak aneh bila kita memakai kata “Modal Manusia”, karena malah berkonotasi membendakan. Maka, istilah SDM tetap dipakai.

Selama ini, SDM seringkali baru dipandang penting oleh organisasi berorientasi profit, terutama oleh perusahaan. Padahal, setiap organisasi pasti membutuhkan SDM. Seorang ketua organisasi non-profit misalnya, tidak mungkin dipilih sembarang tanpa memperhitungkan kualifikasi, kompetensi dan ketrampilannya.

Demikian pula karir, malah selama ini hanya dipandang sebagai jenjang seseorang dalam meniti pekerjaan. Padahal, karir adalah bagaimana kita memandang diri sendiri. Dalam bukunya Your Job is Not Your Career (2010), sobat saya Rene Suhardono dengan bagus menyebutkan bahwa pekerjaan (job) adalah milik perusahaan. Sementara karir adalah milik kita sendiri.

Dalam bagian ini, saya mengetengahkan artikel ilmiah-populer untuk menajamkan pengetahuan kita soal SDM & Karir. Ada sejumlah artikel yang menarik untuk disimak, yaitu:

 

Ilustrasi: oregon.gov

Comments are closed.